Penyelamatan lingkungan saat ini dipercaya bergantung pada inisiatif pemerintah dan brand. Brand secara khusus dituntut untuk bisa lebih bertanggung jawab terhadap produk yang mereka ciptakan dan jual. Tuntutan ini semakin hari semakin masif, karena generasi z rupanya dinilai memiliki perhatian begitu besar pada lingkungan.

Tuntutan pasar dari generasi z tentu saja harus mampu ditanggapi oleh brand secara serius sebab dalam beberapa tahun mendatang, kedua generasi ini akan menjadi generasi dengan populasi terbesar. Jumlah populasi yang besar membuat generasi milenial dan z menjadi generasi yang memiliki kekuatan permintaan.

Forbes pada tahun 2017 yang lalu melansir ada 11 isu lingkungan yang diperhatikan oleh generasi z. Isu-isu ini adalah isu yang akan terus meningkat trennya dikalangan generasi z. Isu tersebut antara lain adalah:

1. Perubahan Iklim

Prediksi para peneliti mengungkapkan bahwa jika 10 tahun mendatang tidak ada perubahan gaya hidup, perilaku brand dan inisiatif pemerintah, dunia akan mengalami masalah iklim yang serius. Masalah iklim ini tentu saja akan dialami oleh para generasi z di puncak usianya.

Wajar jika para generasi z mulai menyuarakan kemarahannya pada generasi sebelumnya terkait dengan masalah perubahan iklim ini. Karena ‘dosa’ iklim ini adalah warisan yang mau tidak mau harus dihadapi oleh para generasi z.

2. Energi alternatif

Wind turbine Photo by Appolinary Kalashnikova
Photo by Appolinary Kalashnikova / unsplash.com

Bukti konsumen menjadi kekuatan yang nyata untuk sebuah perubahan adalah kepopuleran mobil listrik. Tesla yang mampu menangkap kemunculan tuntutan ini mampu menarik perhatian dengan memunculkan mobil listrik untuk para orangtua generasi z.

Perubahan tren mobil listrik adalah perubahan pasar dalam waktu yang begitu singkat untuk sebuah industri otomotif yang sudah begitu mapan. Satu dekade yang lalu mobil listrik masih dianggap sebagai sesuatu yang mahal, tidak ekonomis, hanya untuk ceruk pasar tertentu. Kini tren mobil listrik dan teknologinya melejit begitu cepat berusaha untuk menjawab permintaan pasar.

3. Pemanfaatan tanah

Konflik tanah adalah isu yang semakin menjadi perhatian bagi generasi z. Bukan hanya semata karena keadilan bagi para pemilik tanah, tetapi juga karena isu ini terkait dengan keberlangsungan lingkungan. Apalagi jika pembangunan yang dipropagandakan akan mampu memberikan manfaat ekonomi nyatanya tidak pula mampu menyelamatkan keberlangsungan ekosistem disekitarnya.

Contoh yang terlihat adalah seperti isu reklamasi, isu pembangunan bandara, maupun isu pembangunan pipa minyak.

4. Polusi

Gerakan untuk menolak plastik tahun 2018 adalah sebuah momentum besar. Berbagai negara dan brand berpartisipasi dan memberlakukan kebijakan menolak plastik mulai tahun 2019 ini. Plastik dinilai menjadi penyebab polusi air terparah dalam 50 tahun terakhir.

Namun polusi tidak hanya terkait dengan plastik. Polusi lainnya seperti asap kendaraan maupun pabrik juga berkontribusi pada kualitas udara sehingga memengaruhi kesehatan. Karena polusi karbon inilah yang kemudian mendorong peningkatan tuntutan generasi z terhadap kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan juga proses produksi yang lebih bersih.

5. Akses Air

Fountain Photo by Anthony Intraversato
Photo by Anthony Intraversato / unsplash.com

Keberlangsungan sumber mata air saat ini menjadi isu yang cukup menarik karena kebanyakan mata air berkualitas telah dikuasai oleh swasta. Begitu pula dengan penyediaan air di perkotaan yang juga dikuasai oleh swasta.

Masalahnya, brand sebagai pihak swasta sering kali tidak transparan dan tidak menunjukkan inisiatif untuk turut menjaga keberlangsungan sumber air dengan menjaga vegetasi maupun ekosistem terkait. Padahal data WHO/UNICEF menjelaskan bahwa 844 juta orang di dunia tidak memiliki akses air bersih.

Di Indonesia, sampai hari ini hanya satu brand saja yang berkomitmen untuk mau melindungi lingkungan dengan sertifikasi sebagai B Corporation. Sementara brand lain ada yang sempat mendapatkan investigasi tentang perilaku bisnisnya yang mengancam keberlangsungan mata air.

Generasi z akan hidup di masa ketika air tidak lagi mudah untuk ditemukan dan mereka akan sangat bergantung pada suplai swasta. Tidak heran jika mereka menuntut adanya kebijakan pemertinah maupun inisiatif brand untuk keberlangsungan air.

6. Konservasi Lahan

Perlindungan lahan menjadi perhatian bagi generasi z karena lahan terkait erat dengan ekosistem. Protes terkait pembukaan lahan yang mengakibatkan kerusakan ekosistem terus meningkat dan digaungkan oleh generasi z. Mereka sepertinya yakin bahwa lahan harus dilindungi untuk keberlangsungan alam. Terutama lahan seperti hutan tropis yang saat ini semakin hari semakin menipis, mengakibatkan habitat flora dan fauna menjadi rusak.

7. Hak Asasi Hewan

Vegan food Photo by Brooke Lark
Photo by Brooke Lark / unsplash.com

Terkait dengan konservasi lahan, perhatian pada hak asasi hewan digaungkan generasi z karena habitat mereka bergantung pada keberlangsungan lahan. Tanpa adanya lahan yang dilindungi keberlangsungan hewan tidak akan bisa terlindungi.

Hak Asasi Hewan lainnya yang mengalami peningkatan tren adalah terkait dengan konsumsi daging dan pemanfaatan hewan untuk komoditas. Generasi z dinilai lebih banyak menjadi vegetarian dibandingkan generasi sebelumnya. Penyebabnya adalah karena selama ini perilaku industri dalam memperlakukan hewan sangat tidak layak dan proses produksi yang berkontribusi pada polusi.

8. Daur Ulang

Recycle Photo by Bas Emmen
Photo by Bas Emmen / unsplash.com

Sampah merupakan bagian dari polusi. Itu mengapa generasi z menuntut para pencipta sampah atau perusahaan produsen produk untuk turut pula bertanggung jawab terhadap produk yang mereka jual. Tanggung jawab yang dimaksud adalah terkait dengan proses mendaur ulang sampah untuk bisa menjadi produk yang baru atau mendaur ulang sampah agar bisa diurai secara alamiah.

Produk yang mampu didaur ulang atau dapat diurai secara alami akan mendapat perhatian khusus dibenak para generasi z. Terlebih, generasi z saat ini tengah populer dengan gaya hidup minimalis yang berusaha untuk membuang sampah seminimal mungkin.

9. Environmental Discovery

Saya kesulitan untuk menerjemahkan bagian ini ke bahasa Indonesia. Namun intinya adalah permasalahan lingkungan yang saat ini dihadapi oleh generasi z membutuhkan adanya penemuan-penemuan baru. Studi-studi baru yang memang terkait dengan keberlangsungan lingkungan. Penelitian-penelitian jelas dibutuhkan untuk menyelesaikan isu lingkungan dengan lebih baik.

10. Aktivisme Lingkungan

Seperti Greta Thunberg yang videonya sempat saya bagikan di atas, generasi z akan semakin berminat dan berpartisipasi dalam aktivisme lingkungan. Partisipasinya pun tidak sebatas kerelawanan tetapi juga rela untuk mengeluarkan uang untuk donasi sebagai bentuk dukungan dan kepedulian alam. Mereka pun akan sangat mengapresiasi brand favoritnya jika turut berperan dalam aktivitas perlindungan lingkungan.

11. Pelucutan Nuklir

Isu nuklir adalah isu yang terkait dengan energi terbarukan. Sampai saat ini memang nuklir masih menjadi sumber energi paling efisien dan paling aman untuk digunakan manusia. Namun dampak limbah nuklir dan ancaman krisis nuklir yang belum juga ditemukan solusinya membuat nuklir adalah bagian dari problem lingkungan yang serius. Generasi z saat ini cenderung lebih mengapresiasi inisiatif produksi energi menggunakan sistem terbarukan dibandingkan menggunakan bahan berbasis fosil seperti nuklir.


Isu-isu lingkungan di atas adalah isu yang akan semakin diperhatikan oleh para generasi z di masa mendatang. Brand sebagai produk yang akan menemani gaya hidup generasi z harus mampu untuk memperhatikan isu-isu tersebut. Jika brand mengabaikan dan bahkan berusaha untuk tidak mendukung isu-isu itu bisa jadi brand akan mengalami pemboikotan sebagai bagian dari ekspresi aktivisme para generasi z yang semakin kritis.

Bagaimana menurutmu? Apakah benar generasi z saat ini telah lebih peduli lingkungan dibandingkan dengan generasi sebelumnya? Sampaikan komentarmu di kolom komentar ya. Yuk kita berdiskusi.

Bagus Ramadhan

Eks jurnalis yang menjadi Travel Blogger untuk menginspirasi petualang mendalami isu pariwisata, sosial, lingkungan, dan inovasi.