Baranimus

Together we Discover

Internet, Ladang Kebaikan Bagi Para Narablog

Revolusi situs internet telah mengubah sebagian besar cara kerja manusia mengakses informasi. Berbagai hal bisa ditemukan di internet dan bisa menjadi peluang kebaikan bagi para narablog.

Sejak World Wide Web ditemukan oleh Tim Berners Lee di tahun 1991, hampir segala informasi dan pengetahuan tersedia di internet. Informasi-informasi tersebut tidak lagi diproduksi oleh para otoritas seperti peneliti, pemerintah ataupun jurnalis tetapi juga para orang awam seperti narablog. Seketika terjadilah demokratisasi produksi maupun konsumsi konten.

Kebebasan untuk mengonsumsi maupun memproduksi konten kemudian menarik perhatian saya untuk ingin bergabung menjadi bagian dari milyaran situs yang ada di internet.

Data Internet Live Stat menunjukkan bahwa hingga tahun 2017 jumlah situs yang ada telah mencapai angka 1,7 milyar. Sementara di alat hitung otomatis milik Internet Live Stat telah menunjukkan angka mendekati 2 milyar. Ini artinya rasio antara situs dengan jumlah manusia di bumi telah mencapai 1:4 atau satu situs untuk empat orang. Jumlah yang fantastis.

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana mungkin saya bisa bersaing dengan milyaran situs yang telah ada? Sementara saya hanya seorang diri. Lalu mengapa saya harus menjadi seorang narablog?

Angka jumlah situs di atas tentu saja cukup mencengangkan namun saya percaya bahwa internet adalah sebuah lumbung pengetahuan yang tidak akan mampu hidup tanpa ada manfaat. Aspek manfaat adalah menjadi alasan besar mengapa saya harus menjadi seorang narablog. Sebab dengan menjadi narablog saya bisa berbagi banyak hal yang memiliki manfaat untuk orang lian.

Kepercayaan saya ini membuat saya optimis bahwa saya bisa bersaing dengan situs-situs lain maupun narablog lain dalam menyajikan informasi yang berkualtias dan bernilai manfaat.

Saya juga harus bisa membayangkan bahwa internet telah menjadi sebuah tempat untuk beramal kebaikan yang akan terus menerus mengalir manfaatnya.

Mungkin bila diibaratkan bisa seperti sebuah wakaf ataupun ilmu yang bermanfaat untuk banyak orang. Sehingga bagi saya menjadi narablog adalah sebuah kebanggaan yang harus terus menerus dipupuk.

Kebanggaan sebagai narablog harus dipupuk karena saya juga merasa bahwa menjadi narablog adalah sebuah amanah. Berkontribusi untuk memperkaya pengetahuan di internet harus memiliki etos dan etika yang baik. Saya harus bisa menjadi narablog tidak hanya konsisten tetapi juga terpercaya.

Jangan sampai informasi yang kita berikan sebagai narablog akan menyesatkan dan mengelabuhi orang lain. Seperti menyebarkan berita hoaks ataupun berita palsu.

Bayangkan jika cerita ataupun informasi yang kita berikan ternyata adalah kebohongan maka sama seperti kebaikan di internet. Bisa jadi dampak keburukannya akan terus hidup selama informasi tersebut masih hidup.

Ada pula manfaaat-manfaat lain dari menjadi narablog. Berikut adalah beberapa manfaat dari menjadi narablog yang saya bisa simpulkan dari berbagai sumber.

Manfaat menjadi narablog by Bagus Ramadhan

Manfaat-manfaat di atas seharusnya cukup menjadi alasan besar mengapa saya atau kita harus bangga menjadi narablog di era digital.

Manfaat nomor 5 tentang penghasilan adalah bonus bagi saya. Menurut saya tidak masalah jika menjadi narablog tidak mendapatkan penghasilan selama artikel, cerita, gagasan, ataupun tulisan yang saya bagikan bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Karena saya yakin dan percaya rezeki orang yang memberikan kebermanfaatan dalam hidupnya telah dijamin.

Menjadi narablog memang tidak mudah, tetapi jika saya selalu ingat bahwa internet membutuhkan informasi-informasi yang bermanfaat. Saya tidak akan gentar untuk berusaha menyajikan informasi yang dibutuhkan masyarakat. Bentuk informasinya bisa bermacam-macam, seperti infografis, video, foto atau ilustrasi. Semua bentuk informasi bisa disesuaikan dengan keinginan dan kreatifitas.

Tahun 2019 merupakan tahun momentum bagi saya untuk memutuskan diri menjadi narablog profesional.

Setelah sekitar tiga tahun menjadi karyawan, tahun ini menjadi momen pembuktian diri. Pembuktian diri bahwa saya bisa menjadi narablog yang baik dan juga bisa menjadi pengusaha yang sukses dan bermanfaat untuk orang lain. Blog adalah salah satu bagian dari upaya dan mimpi besar itu.

Ada banyak keraguan, tetapi juga ada banyak alasan untuk bisa bangga menjadi seorang narablog di era digital.

Buat kamu yang ingin menjadi narablog inspiratif bisa mengunjungi beberapa narablog profesional yang sudah banyak di Indonesia. Seperti Nodiharap yang banyak berbagi informasi tentang produk-produk atau Mira Sahid yang kerap berbagi tip seputar keluarga. Selain mereka berdua ada banyak narablog asal Indonesia lainnya yang juga bisa kita jadikan referensi.

Sementara saya sendiri berusaha untuk fokus menjadi narablog di bidang lingkungan, inovasi dan jalan-jalan.

Nah, bagaimana denganmu? Banggakah dirimu sebagai narablog? Berbagi pengalaman yuk di kolom komentar dan sebutkan juga siapa narablog panutanmu.


Referensi:
Starting a Blog: A Complete Guide for Serious Beginner

Bagus Ramadhan

Eks jurnalis yang menjadi Travel Blogger untuk menginspirasi petualang mendalami isu pariwisata, sosial, lingkungan, dan inovasi.

Previous

Hanya Ada 11 Tahun Untuk Menyelamatkan Bumi

Next

Menyelamatkan Pangan Berlebih Ala Garda Pangan Surabaya

9 Comments

  1. Selamat datang di dunia narablog ya, Kak. Semoga segala keraguan yang Kakak miliki saat ini mampu dihapuskan oleh rasa bangga dan makna serta kebaikan yang akan Kakak sebarkan.

    • Bagus Ramadhan

      Halo Maria.. Terima kasih dukungannya, tidak mudah memang memulai jadi narablog di era sekarang. Pesaing sangat banyak dan beragam. Tapi kalau fokus dengan manfaat, saya yakin kita bisa selalu bangga dengan blog yang kita miliki.

  2. Yap!
    Dunia blogging memungkinkan siapapun untuk berbagi kebajikan dan ladang amal sholih.
    Thanks for sharing yaaaa

    • Bagus Ramadhan

      Sama-sama Nurul Rahma. Semoga bisa selalu saling menginspirasi dan menyemangati untuk berbagi kebaikan lewat blog ya.

  3. Tentunya merasa sangat bersyukur dan bangga sekali jadi narablog, apalagi di era digital seperti sekarang ini. Setidaknya dengan ngeblog saya bisa turut andil dalam membuat dan membagikan konten-konten positif hasil karya saya sendiri, yah harapannya juga sih bisa bermanfaat dan menginspirasi buat orang lain atau paling tidak jadi reminder bagi diri pribadi.

    Cukup miris juga sih liat fenomena hoax yang makin marak jadi tantangan nih buat para narablog seperti kita untuk melawannya dengan berlomba-lomba membuat konten-konten positif. Iya kan bang, hehe.

    Happy blogging!

    • Bagus Ramadhan

      Iya, para narablog seharusnya bisa menjadi jembatan antara warganet dengan media ketika media cenderung partisan. Selain itu warganet juga harus bisa meramaikan internet dengan konten-konten berkualitas. Sehingga ketika kerabat, teman, anak-anak kita menggunakan internet mereka bisa menemukan konten-konten yang bermanfaat.

  4. Dapat istilah baru, narablog (buat saya ini baru).

  5. Mantabbb kak, semangattttt berbagi melalui tulisan

    • Bagus Ramadhan

      Sama-sama mas Joe.. Saya juga ikutan belajar dari mas Joe soal blogging yang baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baranimus part of TEKNOIA Digital

Internet, Ladang Kebaikan Bagi Para Narablog

by Bagus Ramadhan time to read: 3 min
9